Masih teringat dulu Mei 1998,Aku ikut demo di lapangan Ubaya berjalan ke Unair, tgl 13 aku balik kos dpt info dr Ko Yohanes Budhi dan Cahyono Suminto Jakarta mahasiswa Trisakti ditembak pecah kerusuhan,rumah,perkantoran dibakar,orang tionghoa dibunuh dan diperkosa.Aku masih ingat temenku Lia menangis tdk tahu bagaimana nasib keluarganya di Solo yg juga terkena,Albert yg linglung krn rumahnya dibakar habis tdk tahu nasib keluarganya.
Benar2 sebuah peristiwa mencekam,kami kaum minoritas kenapa selalu diperlakukan spt begini.
Lama setelah itu sy pernah melihat video pemerkosaan mei 98,bagaimana seorang bisa melakukan pemerkosaan sambil berpakaian putih dan menyebut Tuhan,tp ada satu hal ganjil dr pelakunya knp berpotongan cepak?
Lama peristiwa itu berlalu pelan2 terkuak satu persatu,ternyata di mei 98 juga dibarengi dgn peristiwa pengepungan istana oleh pasukan kostrad,dan dibenarkan oleh teman sy alm mayor marinir sbg saksi hidup,saat itu marinir sdh berhadapan dgn kostrad untunglah meski diakhir jabatannya Soeharto masih lebih kuat shg pangkostrad saat itu dicopot dan melarikan diri ke yordania.
Sampai skrg akhirnya terkuak bahwa penembakan mahasiswa,pembakaran gedung,pembunuhan dan pemerkosaan itu adalah sbg skenario chaos utk merebut kekuasaan.
Pikirkan bagaimana org2 aceh yg menuntut bagi hasil minyak malah dibunuhi,diperkosa waktu diberlakukan DOM,pikirkan nasib 13 mahasiswa idealis 97 yg sampai skrg tdk tahu rimbanya,anda sbg orang tua bagaimana kalau itu tjd pd anak anda,pikirkan bagaimana waktu mei 98 org2 Tionghoa dibunuhi,diperkosa.Pikirkan bagaimana kalau itu terjadi pada anda atau saudara anda atau teman anda.
Karena bagi saya salah adalah salah jahat adalah jahat,apapun agamanya siapapun orangnya.
Bayangkan anda sbg perempuan dan diperkosa sedangkan otaknya tdk pernah mengalami hukuman dan sekarang sdg di depan anda tertawa,meskipun bukan anda yg mengalaminya sama spt saya juga bukan korbannya tp bisakah kita turut merasakan sakitnya?
Karena setiap manusia siapapun itu berhak diperlakukan sama,adil dan benar,bukan krn sy mendukung atau tdk suka siapa,tp bagi sy tempat perbuatan jahat atau kriminal adalah hukuman bukan pujian apalagi capres.
Dan pilpres kali ini jelas dukungan saya, buat saya bila sistem tdk mendukung suatu keadilan dan kebenaran
Maka saya harus ikut serta sbg relawan kali ini utk menegakkannya

No comments:
Post a Comment